Monday, May 6, 2013

morning (:

pagi yang cerah hari ini ku awali dengan membuka akun blog pribadi saya dan mulai untuk menulisnya...

hari yang cukup cerah untuk menghirup bebasnya udara segar, hari yang cukup cerah untuk mengawali hari dengan seutas senyuman. hari ini sebenarnya bukan suatu hari yang spesial, tapi suatu hari akan menjadi spesial tergantung dengan apa yang kita lakukan dengan hari kita bukan? hehe

hmmm... sudah hampir satu bulan belakangan saya mulai memperhatikan seseorang. dia bukan orang baru untuk saya, ya saya pernah menjabarkannya di beberapa tulisan saya. pria idealis haha begitulah saya menyebutnya. sebenarnya saya tidak tahu apa yang membuat saya kembali memerhatikannya, hal ini terjadi begitu saja. kadang ada kalanya segala logika yang kita miliki tak berlaku kalau sudah dibenturkan dengan persoalan ini.

sebenarnya saya memerhatikannya lagi juga bukan karena saya sudah tak menunggu pria yang saya sering sebut dengan little boy. saya rasa cukup bagi saya menahan perasaan ini, lebih dari 5 tahun dan saya pun tak pernah benar-benar tahu apa yang dia rasakan pada saya. saya rasa itu sudah menjadi alasan yang cukup kuat untuk saya mulai melupakannya. sama sekali tidak ada kaitannya mengapa saya mulai memerhatikan pria idealis ini dengan saya ingin melupakan little boy. saya hanya berpikir untuk memulai sesuatu dan bisa keluar dari banyang-bayang orang itu, karena saya pikir dia memang tak menginginkan saya dalam hidupnya. saya lelah harus membangun sebuah harapan yang terus ia hempaskan, mungkin hati saya masih mau menunggunya untuk datang, tapi saya tidak akan membiarkannya. saya rasa waktu itu sudah cukup lama untuk memberikannya kesempatan berpikir, tapii mungkin saya tidak sedetikpun terlintas dallam benaknya, saya harus menyelamatkan diri saya sebelum semuanya semakiin jauh.

ya, tak dapat dipungkiri bahwa sampai saat ini, perasaan saya terhadap little boy masih tersisa, tapii saya berharap dengan seiring berjalannya waktu saya dapat menghempaskan perasaan ini. saya tidak ingin mencoba menggantikannya dengan siapapun, karena bagaimanapun saya belajar banyak dari setiap perasaan yang saya rasakan terhadapnya.. setiap yang berawal pasti akan berakhir san mungkin itu yg bisa saya katakan bahwa setiap kisa pasti akan berujung. cepat atau lambat itu hanya masalah waktu.

ya, kembali kepada pria idealis, sebenarnya saya pun masih ragu untuk kembali mengakui bahwa saya mulai mememrhatikannya lagi, karena mungkin sama saja jika dipikir-pikir lagi. saya hanya akan meretas sebuah asa yang sama sekali belum pasti. tapi, entah mengapa saya senang bila berada didekatnya, selalu ingin bercerta kepadanya, selalu ingin mencari perhatiannya. sampai saat ini saya masih menahan, menyimpannya sendiri dan benar-benar mencoba bersikap biasa kepdanya. tapi terkadang perasaan yang terhanyut membuat saya sadar bahwa lambat laun dia pasti akan menyadarinya.

well, sekarang saya hanya berharap untuk diberi yang terbaik, karena sekali lagi manusia hanya bisa berharap tetapi yang memutuskan tetatp diriNya. saya berjanji jika suatu saat nanti akan ada sesorang itu, saya tidak akan bersikeras dengan nilai-nilai saya, saya akam mencoba memebangun sebuah harapan bersamanya..