Monday, November 28, 2011

tanpa judul...

hallo... belakangan ini saya benar-benar merasa lebih baik merasakan perasaan yg mulai memudar terhadap anda. tapi ternyata perasaan itu bukan memudar tapi justru mengistirahatkan diri untuk mempunyai kekuatan yg lebih untuk kedepannya... saya terus menurus dibuat tak berdaya dalam mengartikan perasaan terhadap anda. dan saya rasa waktu yg sudah banyak terbuang hanya untuk menunggu anda.

tapi apakah anda tau? jika saya berusaha melupakan anda, seakan sang pencipta tidak pernah mengizinkan. entah mimpi, kejadian, atau apapun memaksa saya untuk mengingat anda kembali. mungkin saya yang mencoba mengaitkan, tapi sungguh ini benar-benar nyata...

jika diibaratkan seekor burung, saya ingin bebas, lepas, terbang kemanapun saya mau tanpa harus memperhatikan burung jantan yg tak pernah memperhatikan saya. saya hanya ingin merasakan bebasnya bernafas tanpa harus merasakan sesak karena rasa sakit karena kekecewaan yg saya rasakan...

anda tahu... saya sangat menyukai bunga mawar, dan saya selalu merasa kehidupan ini bagaikan mawar... hidup ini sebenarnya indah, tetapi sangat menyakitkan bila kita mulai menjalaninya. sama seperti mawar yg tampak anggun, tapi harus berhati-hati karena durinya akan melukai jemari...

saya bukan sesorang yang pandai menyembukin perasaan, saya rasa anda mengetahui jika saya terus memperhatikan anda. bahkan mungkin anda tahu jika saya selalu mengecek TL twitter anda..saya merasa panik saat account facebook anda tidak bisa saya temui lagi. saya tidak tahu kenapa tiba-tiba akun itu tidak ada. bahkan jika ada nomor tak dikenal masuk hp anda mungkin itu adalah saya.. saya tidak pernah bisa melepaskan bayang-bayang anda dari pikiran saya, sekeras apapun mencoba akhirnya saya yg akan merasakan sakit...

hmmm, sebenarnya saya selalu bermimpi bahwa penantian panjang saya akan berujung pada sesuatu yg indah nantinya. tapi, saya terlalu naif jika terus berharap seperti itu. mungkin jika saya mengingingnkan anda untuk meluangkan satu hari saja bersama saya, itu mungkin lebih realistis dibandingkan saya berharap anda akan menjalani hidup bersama saya nantinya..

entah apa yang membuat saya kuat menghadapi orang yg paling saya benci, entah apa yang membuat saya bertaahan menghadapi sifat yg tak pernah saya sukai dan entah apa yang membuat saya begitu menginginkan anda menjadi pendamping hidup..

bagai punduk merindukan bulan... ya ya ya mungkin pribahasa itu yg tepat untuk saya sekarang. saya berharap seorang pangeran melihat ada seorang upik abu yg sangat mengaggumi seorang pangeran, ya atau bisa bilang mencintai dirinya. sampai-sampai sang upik abu lupa siapa dirinya sebenarnya. tapi apakah mencintai itu sesuatu hal yg salah? jika iya, beri tahu dimana letak kesalahhannya? apakah mencintai itu harus melengkapi persyaratan terlebih dahulu? kenapa cinta menjadi begitu rumit? bisakah anda membantu saya untuk menjawab?? ((':

No comments:

Post a Comment